Pelaku Kejahatan di Angkot Marak, Polisi Kemana?

Bandung – Aksi kejahatan dalam angkutan umum makin meresahkan masyarakat. Modus pelaku bermacam-macam, mulai dari cara halus dengan mengambil barang penumpang tanpa disadari korban, hingga menodong penumpang dengan senjata api atau senjata tajam.

Masih ingat peristiwa perampokan di Angkot Abd Muis-Elang yang sampai menewaskan sopirnya tahun lalu? Ahmad Diningrat (35) sopir angkot Abdul Muis-Elang tewas ditusuk setelah mencoba menyelamatkan ponsel milik penumpangnya Vaneza Dwi Amalia (21) yang dirampas oleh pelaku yang juga naik angkutan umum yang dikemudikannya. Ahmad tewas setelah dada kirinya ditusuk oleh pelaku di Jalan Pagarsih, Bandung, Minggu (23/10/2011).

Berawal dari curhatan salah seorang mahasiswi Unpad dalam blognya yang detikbandung muat Minggu (26/2/2012), beberapa pembaca mengirimkan email ke redaksi mengenai pengalaman mereka yang hampir menjadi korban kejahatan.

Dituturkan Rizki, peristiwa yang membuatnya ketakutan terjadi pada dua hari lalu. Ia bersama ibunya naik angkot Cicadas-Elang ke arah Elang di perempatan Stasiun–Pasar Baru. Modus pelaku pura-pura tangannya kejepit jendela, namun tanpa sengaja saat berusaha menolongnya Rizki membuat jari pelaku terjepit kaca. Pelaku kemudian buru-buru turun. Penumpang pun menyadari jika itu merupakan modus pelaku. Beruntung tak ada penumpang yang jadi korban. Kisah ini telah Rizki bagi di blognya http://hijikabeh.com.

Kisah yang hampir mirip dibagi pembaca detikbandung lainnya. Ia meminta identitasnya disembunyikan. Sepulang kerja yang lokasinya di daerah Cicaheum, ia hampir menjadi korban pencopetan dalam angkot jurusan Cicaheum-Ledeng. Ia pulang bersama temannya.

Pelaku bergerombol. Pria di depannya pura-pura mengalami kram, sementara tangan pria yang duduk di sebelahnya, menggerayangi tasnya. Beruntung aksi pria itu ia ketahui dan ia bersama temannya langsung turun dari angkot.

“Setelah kejadian itu, saya jd lbh berhati hati, sampai sekarang pun saya masih trauma jika pulang hari sabtu siang naik angkot. Tapi, saya melawan rasa takut itu karena memang sudah menjadi bagian dari rutinitas saya,” ujarnya.

Peristwa menegangkan lainnya dialami ponakannya yang masih duduk di bangku SMA. Saat pulang malam dari sekolah naik angkot, ponakannya ditodong oleh senjata tajam oleh pelaku. Dalam angkot hanya berdua. Sopir terlihat tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya membantu dengan mengerem mobil dengan keras, sehingga pelaku dan korban ikut terhuyung. Beruntung ponakannya punya keahlian bela diri karate, dengan ban hitam. Pelaku ditendang hingga terjatuh, dan korban langsung turun dari angkot.

“Pihak yang berwenang ini kemana? Kemana pula kami sbg warga kota Bandung tercinta ini meminta perlindungan, meminta keamanan dan kenyamanan mengunakan fasilitas umum?” tulisnya.

Bagi anda yang punya pengalaman menjadi korban atau saksi kejahatan di angkot ataupun jalanan, silahkan berbagi pada kami dengan mengirim email ke redaksi@detikbandung.com.

sumber : http://bandung.detik.com/

WELCOME

SELAMAT DATANG DI BLOG TRANSPORTASI DI KOTA BANDUNG

Di sini kami ber tiga (Ivan, Iman, Adi) akan membahas, mengupas tuntas, memaparkan, memperjelas, membuat jelas, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan transportasi yang ada di kota Bandung ini. Di sini akan ada jenis jenis transportasi umum kota Bandung,  macam macam transportasi tradisional kota Bandung, rute rute transportasi kota Bandung,  travel travel yang ada di kota Bandung, dan berita berita seputar transportasi kota Bandung.

Dari pada kita panjang lebar di halaman home, kalo panjang urusan mak erot dan kalo lebar urusan pretty asmara(maap jeng, jgn tersinggung ya, piss) mari langsung saja lakukan eksplorasi di blog kami. Selamat mencoba Tuhan memberkati.